Kamis, 05 Mei 2011

Jalan Suksesku

Sahabat Pembaca yang budiman, Berawal dari fitrah manusia yang selalu menghendaki keberhasilan di setiap legenda kehidupannya. tentu disana terdapat beberapa rumusan dan langkah-langkah tertentu yang lazim di arungi oleh dia yang berjiwa sukses, memiliki cita-cita tinggi, serta mempunyai power semangat membatu untuk dapat meraih segala cita-cita yang telah di gariskan dan di canangkan ..

Gerak gerik manusia tak kan pernah melenceng dari peredaran masa atau Zaman, sehingga masa merupakan salah satu unsur utama bagi kehidupan manusia ,dari lingkaran masa inilah yang nantinya akan membuktikan siapakah diantara mereka yang termasuk dalam golongan orang-orang yang sukses ( Falihun), dan siapa yang termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi (khasirun)!!, keadaan tersebut telah Allah SWT gambarkan dalam firmanNya: "Demi masa, sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran ” (QS. al-’ashr: 1-3)

Busway Yang Lupa Hati


Tak seorang pun di dunia ini yang mengharap Kesulitan. Bagaimana tidak, kesulitan yang tak perlu dicari saja sering hadir apalagi sengaja dicari?! Yang jelas siapapun kita, apa pun kedudukan kita jangan berharap lepas dari Kesulitan. Tinggal bagaimana kita menyikapi semua itu agar tidak menimbulkan segala yang tidak diharapkan, “kegagalan hati”.
Adalah Kemudahan yang sesungguhnya dicari dan diburu. Siapa coba yang nggak ingin urusannya berjalan mulus? Siapa coba yang nggak ingin semua kesulitan berubah menjadi Kemudahan? Semua ingin “Mudah”.
Sahabat pembaca yang budiman, saya ingin mengajak anda bagaimana memaknai kemudahan? Barangkali Kemudahan itu suatu hasil yang sulit untuk digambarkan namun dapat dirasakan. Atau Kemudahan itu lawan dari Kesulitan. Atau Kemudahan sebagai jalan yang diburu. Nah, bagaimana menurut anda? Tentu anda pernah merasakan Kemudahan bukan? Baik itu kemudahan yang muncul dari diri anda atau dari perantara orang lain.

Rabu, 04 Mei 2011

Belajar Lari Dari Ice-Skating


Assalamualaikum… Sahabat pembaca yang budiman, Apakah Anda menyukai tantangan? Apakah Anda termasuk mereka yang berani berjalan di atas bara api? Atau Anda malah senang jadi penonton..(Aeh, jaman sekarang jadi penonton, nggak gaul! jadi Actor dong!!). kalau tantangan di atas agak berat, bagaimana kalau kita lomba Ice-Skating saja? Berani!.
Ngomong-ngomong Ice-Skating itu apa yah? Saya awalnya sih juga nggak tahu apa itu Ice-Skating. Saya kira semacam makanan gitu (mohon dimaklumi,yah).. pertama diajak ke Mal Taman Anggrek saya malah yakin kalau Ice-Skating itu makanan yang uenak, nikmat git dah pokoknya.. sesampainya di Mal, saya bersama empat rekan lainnya disuguhi selembar tiket hijau muda bergambar sepatu roda (tapi rodanya nggak mutar lhoo). Lagi pula tersedia lapangan putih yang siap untuk laga bertanding (apa yang ada di benak anda?)..  Eh, ternyata Ice-Skating itu main sepatu “roda” di lapangan es..

Selasa, 03 Mei 2011

Kembali Ke Bai’at

Sesungguhnya orang-orang yang berbai’at (berjanji setia) kepadamu, mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Allah akan memberi pahala yang besar.
( Q.S al-Fath:10)

Banyak perubahan yang tampak dialami oleh Manusia. Corak pemikiran, gaya hidup serta budaya mulai berpaling arah. Tak sedikit dari kelurga didera penyakit “kekacauan kelurga”. Sikap para penguasa yang luntur dari nilai-nilai sumpah dan janji setia. Ilutrasi di atas memberi teguran kepada Hati untuk mengoreksi kembali urgensi “Bai’at”.


Makna mendasar bai’at adalah “Janji setia dan taat” atau berjanji untuk setia. Seakan-akan orang yang berbaiat memberikan perjanjian kepada (Pemimpin) untuk selalu mentaati dan melaksanakan perintah yang dibebankan atasnya, baik dalam keadaan suka ataupun duka (Shidiq Hasan Khan “Iklal al-Karamah”).
Sepadan dengan ayat di muka bahwa bai’at berarti janji setia yang tercurah dari lubuk  hati untuk menetapkan ketaatan dan kepatuhan. Sehingga, bai’at dipermisalkan seperti jual beli, berjabat tangan bukti kesepakatan. Seakan diantara kita menjual “sesuatu” dan yang lain menerima dengan sepenuhnya (Murtadha al-Zabidi “Tajul ‘arus").

Senin, 02 Mei 2011

Terima Kasih, Ummi

Embun segar menyapa jiwa-jiwa pemberani. Jiwa yang terpenuhi oleh dzikir pada Ilahi. Berdoa, memohon segenap kekuatan untuk menjalani hari. Mudah-mudahan Ilahi senantiasa melindungi diri hingga senja datang mengganti. Bismillah kaki melangkah, mengharap ridha serta keberkahan Ilahi.


Berpagi hari di muka Laptop sudah menjadi hobi Roman sejak kepulangannya dari Libya. Menulis, merangkai puisi sangat ia sukai. ditambah lagi dengan kehadiran internet, membutnya makin asyik duduk berlamaan bersenandung dengan laptop. Segelas teh manis cukup baginya buat sarapan karena ditemani oleh "Internet". Corat-coret di muka internet sambil menjemput  rizki yang tersimpan di jejaring ajaib itu. Berbisnis, memperluas jaringan adalah gawean Roman. Dan tak lupa Facebook yang kata orang "beranda buku" menjadi wahana baru baginya.


Bagi Roman, Facebook bukan sekadar beranda buku, namun lebih dari itu Roman menjadikannya teman memancing "Rekan, sahabat….dan Calon". Pemuda jebolan Libya itu merasa mampu dan berani tuk menjalani hari-hari di dunia maya. Ia pingin membuktikan bahwa ia juga termasuk mereka yang sukses hidup di dunia maya "tak hanya kehidupan nyata, namun juga kehidupan maya mampu menyemai keindahan dupan."

Minggu, 01 Mei 2011

Mau Tahu Smart Heart ??

Oya, para pembaca yang budiman, syukran banget telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke SMART HEART. Kali ini pembaca akan saya ajak mengenal lebih jauh dengan SMART HEART! (mau yah….!). Oke, saya mulai dari definisi SMART Dan HEART dulu.

SMART
Tunggu dulu! Sebelum berkenalan dengan SMART siapkan mental yah, karena nanti akan ada ujiannya lho..Ujian SMART!! Hehe. SMART dapat diterjemahkan sebagai “Cerdas” yang berarti Uji-coba untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan IQ seseoang (Alfretd binet/psikologi Prancis abad 20). Jelas ke-Cerdas-an kuat kaitannya dengan IQ (Kekuatan Akal) seseorang. Biasanya melalui tes pendidikan guna mengetahui ketinggian IQ-nya. Bagaimana, sudah kenal dengan SMART?.

Sabtu, 30 April 2011

Hikmah: Nikmat Akal

Salah satu misi dakwah Islam terhadap masyarakat jahiliyah di zaman itu adalah membebasan akal pikir manusia dari belenggu aqidah kesesatan” Taklid buta “ yang menutup pintu kemurnian akal, aqidah yang membutakan manusia dari kebanaran, kemudian Islam datang dengan membawa wacana baru, yaitu aqidah yang mengajak pada kebebasan manusia untuk berpikir. Sehingga kejahiliya-an pun dapat terhapuskan, aqidah Islam menunjukkan kepada sekalian manusia bagaimana seharusnya berpikir, bagaimana seharusnya bertindak!! Semuanya diatur guna terciptanya kemaslahatan manusia. 

Sehingga muncullah hikmah terhadap nikmat akal yang Allah.SAW karuniakan kepada manusia, diantara hikmah tersebut adalah:


1. Membebaskan manusia dari kejumudan akal serta ketidak fungsian akal dalam berpikir, Karena akal merupakan tanda kesempurnaan manusia. Sehingga kemurnian akal merupakan bagian dari kemurnian akhidah, kesempurnaan akhlak manusia.

Jejak Sang Merpati Putih

Aku adalah Sang Merpati putih, Aku beranugerahkan cengkeraman jantan yang kekar, sayap putihku mengajak terbang bebas mencari kesegaran alam di atas ufuk, mendeteksi khabar yang sedang bergelombang, Aku kembali ke sarang dengan membawa sekeranjang data-data yang menceritakan fenomena jagat ini.

Aku berharap ini bukan hayalan mimpi! Aku terbang berkelana ke negeri yang konon berbaju hijau “Negeri Hijau”, tak tahu apa alasannya, namun aku menyukai warna itu, hijau menandakan kesuburan, hijau memberikan pencerahan, Ah! Omong kosong, akankah seperti itu?!

Saat ini aku berada di tengah kegersangan alam, gurun pasir yang mengelilingi jalur perjalananku, berbekal sedikit keuletan akhirnya aku sampai di pos terakhirku, pos yang ramai dengan kerumunan para Pelajar, pos yang dihiasi dedaunan hijau menawan, itulah sanggar ilmu di Libya “Kuliah Dakwah Islamiyah”.

ISLAM DAN AKHLAQ

Sesungguhnya bagi seorang Muslim nampak tanda-tanda bahwa dirinya berakhlaq.Tanda itu terlihat pada tingkah lakunya, cara bergaul dengan sesama, sehingga siapapun yang berinteraksi dengannya akan terharu dengan kata-kata indah yang terucap darinya, dan orang yang berbudi pekerti pasti orang lain akan menyenanginya.
Diantara akhlak mulia yang seyogeyanya menjati diri pada setiap pribadi muslim:
Dikisahkan bahwa seorang sahabat mendatangi Rasulullah dan berkata: Wahai Rasulullah berilah wasiat kepadaku? Beliaupun berwasit kepadanya seraya bersabda:” katakanlah aku beriman kepada allah dan beristiqomahlah!! ( HR bukhari ).

Itiqomah merupakan tuntunan atas setiap muslim setelah iman , karena ia merupakan gambaran tentang kesempurnaan iman seseorang serta kemuliaan budi pekertinya.
Sudah dibuktikan bahwa seorang yang istiqamah akan timbul semangat dalam melaksanakan ibadah, serta kebaikan lainnya. Namun jika seorang muslim jauh dari istiqamah maka ia akan merasa begitu terbebani setiap melakukan ibadah, yang sebenarnya ibadah tersebut tidaklah berat kalau diiringi dengan keistiqamahan.