Senin, 16 Mei 2011

Keyakinan Sebagai Solusi Mendasar

Sahabat Smart yang budiman, Kehidupan manusia dimulai dengan keyakinan. Mulai merangkak, berdiri, berjalan dan berlarian tentunya oleh keyakinan. Orang-orang sukses mengawali karirnya dengan keyakinan. Manusia hidup sentosa dengan rumus keyakinan, dan akan hidup dalam kebahagiaan abadi juga dengan Keyakinan.


Pemahaman Islam tentang keyakinan “Iman” sesungguhnya sangat mendasar untuk ditelusuri serta dijadikan sebagai acuan utama dalam melangkah, bergerak meniti hidup bahagia. Keyakinan yang bersumber dari lisan dan dibenarkan oleh hati serta diaplikasikan dengan organ tubuh. Sungguh memunculkan keserasian dan kesempurnaan. [1]

Minggu, 15 Mei 2011

Keputusan Bu Susan: Semilir Angin Menampar Pipi

Salam Smart!!

Terbesit dalam sanubari bu susanti [guru akhlak di MI al-Muhajir] setangkai keinginan menjadikan lembaga yang baru berusia 10 tahun itu sebagai wadah penggemblengan khusus buat generasi islam. Bu susan “panggilan akrab beliau” merasa lebih lega hidup di dunia pendidikan, mengabdikan segenap kemampuan guna menyalurkan ilmu kepada anak didik.

Bu susan guru favorit yang menyuguhkan kesejukan di hati murid, menyimpan gaya pengajaran yang lebih diterima oleh mereka “bu susan, sekiranya ibu punya waktu luang buat belajar tambahan kami,” suara mengeroyok dari kelas 6.
Keramahan bu susan semakin terasa ketika esok harinya dihadapkan dengan fenomena baru, beberapa murid kesayangannya “Ridwan, maman, dkk” telat masuk kelas. Tak segan bu susan membariskan mereka di depan kelas.

“siaap grak..! kenapa kalian pada terlambat murid-murid ibu tercinta??”

“beragam alasan ini dan itu ridwan mengelak”

Sabtu, 14 Mei 2011

Pesan Dari Habib (01)

Cahaya itu hanya tersenyum menatap dunia
Diajak berwibawa malah lari mencari racun
Diajak terhormat malah mengharap hampa
Sungguh, dunia bikin tertawa

Cahaya itu menaruh kasih untuk dunia
Kasih yang tak pernah pudar, walau
Dihantam beragam kekufuran
Sungguh, kufur bikin sesal

Jumat, 13 Mei 2011

Usamah Kecil: Jubah Plus Rompi

“Baba..baba.. Usamah ikut shalat jumat yah..?,” Usamah kecil mendesak baba. Bergegas usaham lari kea rah kamar, mencari pakaian yang paling dia senangi. Tampak dia mengambil kaos biru dan celana levis yang tergantung di lemari pakaian. Dia berdandan rapi, rambut disisir klimis “pokok e cool banget deh tu bocah”.

Setelah rapi, usamah mendatangi baba di ruang tamu. setibanya di ruang tamu mata usamah sedikit melerok ke arah pakaian gamis yang sedang baba kenakan. Gamis yang dilapisi dengan rompi menambah keindahan pakaian.
Baba sempat terkejut melihat penampilan usamah kecil yang serba necis itu,, seraya baba berucap “ wah, usamah ganteng banget pakai kaos biru itu.. nanti bakal banyak kupu-kupu cantik yang hinggap lhoo..”.

            “ee…usamah kan mau  ikut baba ke masjid, kan di masjid kan ramai yah ba,, jadi usamah berpakaian rapi juga dong!”.
Baba menjawabnya dengan sindiran “ oo… tapi usamah kok pakai kaos itu? Itu kan kaos khusus untuk kunjung ke rumah nenek..!”..

Rabu, 11 Mei 2011

Tiga Serangkai Menggapai Panji

Sahabat pembaca yang budiman, suatu kali saya bertemu dengan seorang siswa SD di dalam angkot. Anak itu tampaknya hendak berangkat ke sekolah. Lalu saya mencoba ngobrol dengannya.
            “Assalamualaikum…apa kabar, adek?”
            “Waalaikumsalam… Alhamdulillah baik, Om.”
            “Oya, kenapa kamu kok kayaknya berangkat kesiangan?”
            “Iya, Om. Rumahku cukup  jauh, Om. Nunggu angkot saja menghisap waktu lama. Sekarang ini sudah termasuk cepat lhoo,Om.”
            “Ooo, adek. kalau boleh tahu apa cita-cita adek kok semangat banget belajar?”
            “Hmm…Om, aku thu pingin merubah posisi hidup keluarga aku, ibuku sangat ingin agar aku bisa sekolah tinggi dan bisa merubah nasib keluargaku.”
            “Wah, bagu-bagus…muhah-mudahan Allah membuka jalan untuk kesuksesanmu, Dek.”
            “Amiin.”

Selasa, 10 Mei 2011

Syi’ah dan Khawarij dalam sejarah

Pengenalan tentang Kholifah dan Imamah
Kelompok politik dalam Islam juga membahas tentang kepemimpinan ( Khalifah), karena pemimpin berperan sebagai “Hakim” atau penentu kebijakan bagi sekalian muslim.Khalifah pada masa Rasulullah SAW sering disebut dengan “Imamah”, kenapa di namakan demikian? Karena merupakan suatu kewajiban untuk taat mejalankan perintahnya dan karena manusia taat serta patuh di belakang ketentuan beliau, seperti halnya ketaatan ma’mum terhadap imam dalam shalat.

Perbedaan antara Khalifah dan mulk (Kerajaan) 
Kerajaan (Mulk) sering diartikan : suatu kepemimpinan yang dengan akal serta rasio mereka gunakan dalam mencapai kemaslahatan dunia serta mencegah dari pada kemancuran serta kerugian. Sedangkan khalifah dapat diartikan: suatu tatanan pemerintahan yang dengan hokum syar’i mereka gunakan dalam menciptakan kemaslahatan dunia serta akhirat, kemaslahatan dunia pun juga kembali pada hokum syar’i demi mencapai kemaslahatan akhirat (ukhrowi).

Ternyata Dia Tahu!

Sahabat pembaca yang budiman, Acapkali seseorang merasa dirinya yang paling benar, paling bisa baik dalam bidang ilmu tertentu ataupun umum. pribadinya merasa telah memiliki segudang ilmu, telah meraup beribu-ribu lembaran ilmu. Tak merasa jenuh berteman kitab seharian, karena aktifitas itu telah menyatu dalam patrinya. Dari hasil kerangka bacaan itu tak jarang orang lain menjadikannya referensi dalam perihal agama, urusan dunia (pokoknya mantap deh..ibarat lautan semua telah dia arungi). Sering diundang ke berbagai tempat untuk mengumandangkan syiar agama. Namanya semakin mencuat, aktif di berbagai medan dakwah. Majalah dia penuhi dengan karya-karya menggugah, jejaring sosial dia jadikan sebagai ajang penyampai nasihat. Dan seakan hidupnya tertumpah untuk sebuah kata “Dakwah”.

Sabtu, 07 Mei 2011

Menjaga Hati Agar Tetap Online

Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram (ar-Ra’d: 28)
Sahabat pembaca yang budiman, apa kabar Hati anda saat ini? Tentramkah, galaukah, cemaskah?! tentu kita berharap semoga hati kita tetap dijaga oleh Allah SWT yang maha membolak-balik hati, dan semoga selalu dalam jalan istiqamah dalam menggapai ridhaNya.
“Mengingat” merupakan hal yang tidak gampang dilakukan namun juga tidak mustahil. Dan terkadang mengingat menjadi hal yang menarik. Barangkali anda bertemu dengan seseorang yang pernah anda kenali dua tahun yang lalu, anda hanya hapal dari raut wajah namun lupa siapa namanya. Lalu anda mencoba untuk mengingatnya kembali (siapa ya nama sosok di depanku ini??...) terus anda mengingatnya sampai nama itu hadir di benak anda (ooo, iya namanya si Fulan).

Kamis, 05 Mei 2011

Cintai Harapan Anda!


Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(al-Hasyr:18)
Hidupilah Harapamu! Sekelumit inspirator yang menggerakkan lengkukan tangan saya  untuk mencoba menelurkan imajinasi-imajinasi cemerlang sebagai bumbu tambahan (stimulus) bagi setiap langkah para Pembaca dalam menapaki hidup yang lebih bermakna.
Tidak susah untuk diucapkan dengan lisan, tidak pula berat untuk dicerna dengan Hati Harapansebuah kata yang merangkai berjuta makna, Ekspedisi baru yang ditelurkan oleh Harapan selalu memberikan pencerahan-pencerahan bermakna  bagi Anda. Tak heran jika Harapan selalu di pampang pada setiap etalase-etalase kampus, dipajang pada dinding kamar dengan tujuan supaya harapan ini menjadi sesuatu yang bermakna dalam kehidupan.
Hidupilah Harapanmu! Sejenak Anda pikirkan, kenapa Anda harus menuangkan sejuta Harapan? Jikakah Harapan menjadi keharusan bagi Anda? Bagaimana Anda memaknai Harapan tersebut? Saya yakin jawaban Anda akan berbeda dengan teman disamping Anda, karena jawaban yang keluar dari ketulusan Anda itulah sebenarnya yang memberi pancaran akan kepribadian Anda!